08 Oktober 2008

CARA UPDATE ANTIVIR ONLINE DAN OFFLINE

Update antivirus dari AVIRA (Antivir) dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu update secara online dan update secara manual. Melalui kedua cara ini, ada dua jenis update antivirus, yaitu update enginge atau update versi antivirus dan update virus database (virus definition). Jika komputer terhubung dengan internet, maka update online dapat dilakukan dengan mode otomatis (scheduler) ataupun manual. Berikut ini akan dijelaskan langkah update Antivir, baik update engine maupun update virus database secara online maupun offline.

Automatic Update Antivir
Automatic update umumnya bermanfaat apabila komputer terhubung langsung dengan internet. Dengan mengaktifkan automatic update, maka secara berkala Antivir melakukan update baik update engine (versi antivirus) maupun update virus definition (virus database). Jika konfigurasi untuk automatic update diaktifkan, maka Antivir akan melakukan sendiri update tanpa pemberitahuan ataupun konfirmasi terlebih dahulu kepada pengguna secara terjadwal. Pengaturan standar untuk automatic update biasanya ditetapkan setiap 1 hari sekali. Untuk mengatur penjadwalan automatic update dapat dilakukan melalui konfigurasi penjadwalan atau “Time Schedule Update”. Di sini akan ditemukan rentang waktu dilakukan update otomatis berupa rentang waktu, hari, dan pukul berapa update akan dilakukan. Misalnya, akan dilakukan pengaturan update otomatis dengan memperlebar waktu berkala dari 1 hari sekali menjadi 7 hari sekali. Pengaturan update otomatis Antivir dapat dilakukan dengan masuk ke kotak yang bertuliskan “Administration”, lalu pilih “Scheduler”.



Hilangkan tanda centang untuk “Daily Update” pada kolom “Activated”. Buatlah penjadwalan baru dengan mengklik ikon paling kiri di atas kotak daftar jadwal update (insert new job). Di sini akan dimintakan nama penjadwalan yang baru dan setelan penjadwalan sesuai dengan kebutuhan.
Dengan mengatur konfigurasi skedul automatic update yang sesuai dengan kebutuhan, maka pengguna tidak perlu lagi dipusingkan dengan status versi ataupun virus definition (virus database) dari Antivir. Kerugiannya, jika paket internet yang dipergunakan termasuk limited bandwidth, maka automatic update bisa jadi akan menghabiskan kuota bandwidth cukup besar. Untuk sekali update virus database, setidaknya dibutuhkan sekitar 12 Mb dan sebesar 20 Mb jika dilakukan engine update. Pengaturan standar untuk Automatic Update Antivir dilakukan setiap 1 hari sekali.
Fitur automatic update dari Antivir dapat dinonaktifkan melalui pengaturan pada “Administration -> Scheduler”. Hilangkan semua tanda centang pada kolom “Activated” untuk Daily Update dan jadwal update lainnya.

Non Automatic Update Antivir
Jika komputer (PC) terhubung langsung dengan internet, update Antivir dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu update langsung dari Antivir dan update secara manual. Update langsung dari Antivir memiliki proses yang sama dengan Automatic Update. Bedanya, jika automatic update melakukan update sesuai dengan jadwal yang ditetapkan, maka pada update di sini, proses update dilakukan sesuai dengan kehendak pengguna. Jika komputer terhubung langsung dengan internet, disarankan untuk melakukan update langsung dari Antivir. Keuntungannya, kapasitas file yang diunduh (dowload) melalui update langsung dari Antivir jauh lebih sedikit sehingga lebih menghemat kuota bandwidth.



Untuk melakukan update virus database (virus definition), klik menu “Update”, lalu pilih tulisan “Start update (F9)”. Jika ingin melakukan update engine atau antivirus version, maka yang dipilih “Start product update”. Jika keseluruhan proses update (engine maupun virus database) telah lengkap, maka pada kolom “Last Update” akan menampilkan logo tanda centang warna hijau seperti pada gambar di atas. Jika terdapat update yang belum lengkap, bisa jadi engine ataupun virus database, maka akan ditampilkan logo tanda seru berwarna kuning. Apabila antivirus membutuhkan update, maka pada kolom “Last Update” akan menampilkan logo berwarna merah. Langkah update seperti ini disebut juga Manual Update Online.

Offline Update Antivir
Update Antivir secara offline dapat dilakukan hanya untuk update virus database (virus definition). Untuk melakukan update engine atau update versi antivirus, pengguna harus mengunduh (download) langsung aplikasi antivirus (Antivir) dari situs AVIRA (klik di sini), khusus untuk versi gratisan (Antivir Personal Edition Classic). Pilihlah kotak yang bertuliskan “Recommended Download”, lalu akan diarahkan menuju halaman download via Softpedia. Pada halaman download Softpedia, pilihlah link download yang bertuliskan “Softpedia Secure Download” (pilih salah satu). Setelah selesai di download, kemudian jalankan file setup yang bertuliskan “antivir_workstation_winu_en_h.exe”. Ketika proses instal dijalankan, Antivir akan mendeteksi versi Antivir yang telah terinstalasi sebelumnya, kemudian akan secara otomatis meng-upgrade ke versi yang baru. Proses ini yang disebut dengan instal ulang di mana setelan konfigurasi sebelumnya tidak berubah.
Update antivirus database untuk Antivir (virus definition) dapat dilakukan dengan mengunduh (download) virus definition dari alamat link permanen. Klik di bawah ini untuk mengunduh virus definition dari Antivir.




Setelah virus definition dari Antivir selesai diunduh, langkah selanjutnya melakukan update virus database. Pada menu Update, pilih “Manual update”, lalu pilih lokasi folder atau file virus definition (ivdf_fusebundle_nt_en.zip), kemudian klik “Ok”.
Jika setelah langkah update, pada kotak “Last Update” masih menunjukkan logo tanda kuning, itu berarti masih ada update yang belum lengkap. Bisa jadi update engine (versi antivirus) yang harus diupdate.

Peringatan!
Sangat tidak disarankan menggunakan aplikasi Antivir berbayar yang dijalankan dengan menggunakan peretas (crack) ataupun pengacak serial number. Aplikasi Antivir yang bajakan akan langsung divalidasi begitu dilakukan proses update, baik update online (automatic/manual) ataupun update secara offline. Perlu diketahui oleh pengguna, paket virus definition (virus database) dari Antivir sudah dilengkapi dengan deteksi keaslian software. Dari sekian banyak pengalaman, baik cracker ataupun pengacak serial number selalu dapat dilumpuhkan oleh deteksi keaslian software. Sejauh ini, Avira hanya memvalidasi software, tapi tidak memblokir IP Address.

0 comments:

Poskan Komentar