09 Desember 2008

PERTIMBANGAN MEMILIH ANTIVIRUS

Virus komputer merupakan salah satu bentuk ancaman bagi pengguna komputer. Sejak pertama kali diperkenalkan hingga sekarang ini, varian virus semakin bertambah dan tentunya semakin canggih. Tidak sedikit antivirus yang cukup sederhana dapat melumpuhkan deteksi dini dari program Antivirus. Tidak hanya itu, beberapa Antivirus bahkan mampu memblokir akses Antivirus ke dalam sistem operasi. Keberadaan aplikasi Antivirus sudah menjadi suatu kebutuhan wajib bagi pengguna komputer yang lebih mengutamakan aspek keamanan data dan kenyamanan. Dari sekian banyak Antivirus yang ditawarkan oleh vendor, manakah yang akan dipilih? Apa pertimbangan untuk memilih Antivirus?

Pertimbangan pertama, reputasi perangkat lunak (software) masih menjadi pertimbangan utama dalam memilih aplikasi (Antivirus). Sekarang ini, sudah banyak organisasi internasional yang memantau perkembangan virus-virus komputer di dunia dalam berbagai varian. Organsiasi ini cukup independen dan menyajikan informasi atas kualifikasi antivirus dengan jujur. Salah satu di antaranya adalah situs yang menghimpun laporan dari keseluruhan hasil uji Antivirus yang dipublikasikan oleh organisasi-organisasi pemantau virus komputer. Situs yang dimaksudkan di sini adalah AV-Comparatives. Ada sebanyak 16 Antivirus yang diujikan dan dilaporkan hasilnya. Untuk hasil pengujian bulan Nopember 2008 dapat dilihat di sini (link).
Reputasi Antivirus bukanlah ukuran yang mutlak. Beberapa Antivirus dari 16 yang ditampilkan oleh AV-Comparatives juga dulunya sempat kurang populer ketika masih baru. Sebut saja seperti Antivir, AVG, NOD32, dan Panda Antivirus. Sekalipun demikian, hasil pengujian yang dipublikasikan tetap masih harus menjadi pertimbangan utama. Jangan pernah perhatikan penghargaan yang ditampilkan melalui situs produk Antivirus karena seringkali penghargaan tersebut sudah lewat masa berlakunya. Seperti yang ditampilkan oleh AV-Comparatives, antivirus yang dulunya sempat populer, yaitu Panda Antivirus sudah dicoret dari pengujian karena alasan kurang efektif menangkal serangan virus komputer terbaru. Dari hasil pengujian ini, AVIRA AntiVir (Premium Edition) masih menempati peringkat tertinggi deteksi dini virus komputer.

Pertimbangan kedua, sesuaikan dengan kebutuhan. Jika komputer yang digunakan adalah jenis single PC, atau komputer rumah, maka Anda tidak akan banyak membutuhkan perangkat Firewall. Antivirus yang terinstalasi bersama AntiSpyware sesungguhnya hanya dibutuhkan sekali untuk single PC yang terhubung dengan internet. Sekalipun terhubung dengan internet, akan tetapi jarang melakukan browsing, maka AntiSpyware pun tidak banyak dibutuhkan. Aplikasi AntiSpyware dibutuhkan apabila Anda sering melakukan browsing di situs-situs yang berpotensi menularkan Spyware seperti situs download ilegal. Disamping itu, browser terbaru sekarang ini seperti Firefox, Opera, ataupun Internet Explorer 8 sudah dilengkapi dengan pengamanan (security) yang cukup ampuh untuk mengantisipasi Spyware tidak dikenal. Aplikasi AntiSpyware dan Firewall akan lebih banyak dibutuhkan pada PC jenis server yang bekerja secara berlapis, yaitu menyimpan data, mengorganisir data, dan mengamankan data.

Pertimbangan ketiga, sesuaikan dengan anggaran. Jika Anda tidak ingin membeli software asli (original), sebaiknya Anda lebih mengutamakan untuk menggunakan Antivirus yang gratis atau free edition. Saat ini, sudah ada beberapa program Antivirus yang menyediakan aplikasi gratis (Free Edition) seperti di bawah ini:
AVG Free (web link)
Antivir Personal Edition Classic (link)
Free PC Tools Antivirus (link)
Free AVAST! 4 Home Edition (link)
BitDefender 10 Free Edition (link)
Rising Antivirus (link)
Untuk edisi lokal, ada pula PCMAV yang dirilis oleh PC Media. PCMAV merupakan jenis standalone antivirus, yaitu aplikasi antivirus yang dapat dijalankan tanpa perlu dilakukan proses instalasi. Sayangnya, produk lokal ini sekalipun diklaim mampu mendeteksi dan membasmi virus lokal, akan tetapi performa untuk mendeteksi (scan) masih terlalu berat. Suatu pengalaman, jika terdapat masalah (virus) seringkali proses pendeteksian bisa memakan waktu berjam-jam, atau bahkan bisa 12 jam lebih. Tidak efisien bagi mereka yang membutuhkan kenyamanan dalam bekerja penuh.

Di antara berbagai perangkat lunak gratis (freeware), sebaiknya pilihlah satu di antaranya untuk diinstalasikan di PC. Sekalipun pada umumnya versi gratisan (free edition) dapat digunakan secara bersamaan, akan tetapi tidak efisien karena hanya akan memakan lebih banyak memori. Sebagai catatan, beberapa antivirus gratisan sudah menyertakan aplikasi AntiSpyware seperti AVG Free Edition dan AVAST! 4 Home Edition. Sekalipun demikian, karena tergolong produk gratisan, maka lebih efektif bekerja sebagai antivirus.

Sebaiknya, hindarkanlah untuk menggunakan program antivirus bajakan atau program berbayar yang dapat bekerja melalui perangkat peretas (cracker) ataupun pengacak nomor serial (serial number generator). Adapula software yang bekerja untuk meretas update database antivirus bagi program-program bajakan. Perlu diketahui jika virus definition update dari berbagai pembuat antivirus saat ini sudah dilengkapi dengan pendeteksi keaslian software.

Pertimbangan keempat, kemudahan antivirus untuk update database virus. Update antivirus adalah komponen yang mutlak. Sehebat apapun reputasi antivirus yang digunakan, apabila jarang dilakukan update database (virus definition/engine pack), maka sama saja antivirus tadi tidak banyak manfaatnya melindungi komputer Anda. Berdasarkan cara update, ada dua macam update antivirus, yaitu udpate secara manual dan update langsung dari internet. Update secara manual dilakukan dengan mengunduh (download) virus database (atau disebut juga virus definition) dari situs pembuat software antivirus, lalu diinstalasikan kembali ke antivirus. Pada umumnya, setiap aplikasi antivirus sudah menyediakan fasilitas untuk mengupdate, baik secara otomatis (berkala) ataupun melalui kehendak pengguna. Pilihlah antivirus yang dapat dengan mudah dilakukan update, baik manual maupun online. Di antara nama-nama antivirus free edition yang saya sebutkan di atas, hanya beberapa di antaranya yang dapat di update dengan mudah baik online maupun offline, yaitu:
AVIRA Antivir Personal Edition Classic
Grisoft AVG Free Edition
AVAST! Home Edition
BitDefender Antivirus v10
Mengenai update virus dapat klik halaman di sini.
Beberapa antivirus lainnya yang disediakan dalam edisi gratis (free edition) seperti PCTools Antivirus dan Rising Antivirus hanya menyediakan update secara online (automatic dan non automatic update online).

REKOMENDASI
Ini hanya rekomendasi berdasarkan pengalaman pribadi dari penulis selama menggunakan berbagai antivirus. Sejauh ini, penulis lebih mempertimbangkan pada tiga produk antivirus gratisan (freeware/free edition), yaitu AVIRA Personal Edition Classic, Grisoft AVG Antivirus, dan AVAST! Home Edition. Aplikasi gratisan lebih nyaman untuk digunakan dan cukup protektif menangkal masuknya virus-virus tidak dikenal. Di antara ketiga produk tadi, hanya dua di antaranya yang sudah dilengkapi dengan AntiSpyware, yaitu AVG dan AVAST!. Antivir PE sekalipun tidak dilengkapi dengan AntiSpyware, akan tetapi memiliki kemampuan deteksi dini paling canggih dan memiliki lebih banyak referensi virus-virus baru. Sekalipun sudah terinfeksi, Antivir masih tetap dapat dijalankan tanpa bisa dilumpuhkan oleh virus komputer yang menginfeksi sistem, kecuali jika Anda lengah mematikan perlindungan dan peringatan dari Antivir. Jika memang diperlukan program tambahan seperti AntiSpyware, Anda bisa menginstalasi aplikasi AntiSpyware gratisan yang bernama Spybot Search & Destroy.

0 comments:

Posting Komentar