07 Januari 2010

PERLUKAH REGISTRY CLEANER?

Sekalipun termasuk awam untuk urusan komputer, tapi saya tidak nyaman dengan opsi atau saran tentang pembersih registri (registry cleaner). Ada yang memberikan saran untuk melakukan pembersihan registry secara rutin. Ada pula yang mengatakan apabila registry cleaner dan sejenisnya dapat membuat sistem operasi bekerja efisien dan lebih cepat. Bahkan ada yang mewajibkan pengguna komputer (user) untuk memiliki pembersih registry di komputernya. Benarkah demikian?

Awalnya, saya termasuk yang paling fanatik dengan utility seperti pembersih registry. Berbagai utility registry cleaner terbaik atau yang direkomendasikan terinstal di komputer. Sebut saja di antaranya seperti CCleaner, RegCleaner, dan RegCure. Ini masih belum ditambahkan lagi utility terpadu yang di dalamnya menyertakan pula pembersih registry. Saya selalu melakukan langkah pembersihan secara berkala dengan semua utility tadi.

Mengapa lebih dari satu?

Saya berpikir, masing-masing pembersih registry memiliki keunggulan dalam mendeteksi kerusakan registry. Jika diperhatikan, setiap pembersih registry selalu menampilkan angka pendeteksi kesalahan/kerusakan (error found) yang berbeda. Jadi saya di sini berpikir, jika akan lebih sempurna dengan menggunakan semua registry yang direkomendasikan/terbaik.

Apa yang terjadi?

Dalam setahun, saya pasti melakukan instalasi ulang Windows XP (SP2 dan SP3) sebanyak 3-4 kali. Sistem operasi bekerja semakin lambat di mana waktu untuk membuka aplikasi menjadi semakin lama dari sebelumnya. Padahal, tidak ditemukan adanya virus, spyware, dan sejenisnya. Waktu untuk booting juga semakin lama, semakin bertambah. Apalagi sewaktu menggunakan Windows XP SP3, waktu booting bisa mencapai lebih dari 2 menit.

Suatu ketika, saya menemukan artikel mengenai pembersih registry yang isinya cukup bertolak-belakang. Artikel yang ditulis oleh Leo (Ask Leo) dengan tegas mengatakan apabila pembersih registry terbaik adalah tidak pernah menggunakan pembersih registry. Ini sangat menarik karena si penulis punya alasan yang menurut saya cukup rasional. Semakin menarik jika melihat komentar-komentar yang bernada kontroversi dengan si penulis. Namun, si penulis terlihat tetap pada pendiriannya untuk tidak menggunakan pembersih registry.

Masuk akal?

Si penulis memiliki pandangan yang didasarkan pada petunjuk dan rekomendasi dari Microsoft tentang produk Windows XP. Dalam hal ini, pihak Microsoft tidak pernah memberikan saran ataupun rekomendasi bagi pengguna Windows XP untuk melakukan pembersihan registry, hingga dikeluarkannya seri XP SP3. Jika pihak Microsoft menyarankan, maka akan dikeluarkan aplikasi terpisah atau disertakan dalam update terbaru. Ini berarti, pihak Microsoft mengklaim jika registry bukan permasalahan dalam sistem operasi Windows XP. Oleh karenanya, pihak Microsoft hingga kini tidak mengeluarkan aplikasi khusus.

Ada yang mengatakan jika registry bermasalah apabila sering melakukan install dan uninstall. Ada pula yang mengatakan apabila registry bisa mengalami kerusakan akibat virus dan sejenisnya. Dari semua ini, akan menyebabkan komputer menjadi cenderung lambat. Seringkali ditemukan kasus komputer menjadi ‘hang’ atau macet yang ditengarai akibat kerusakan registry. Oleh karenanya dibutuhkan aplikasi pembersih registry.

Sistem operasi Windows XP tidak akan bermasalah sekalipun dilakukan install dan uninstall. Registry yang tidak terpakai akibat adanya uninstall tidak absolut menyebabkan sistem operasi berjalan semakin lambat atau tidak efisien. Untuk kasus virus komputer yang merusak registry, jika benar didapati merusak registry, maka solusinya bukan dengan pembersih registry, akan tetapi dengan melakukan instalasi ulang. Jika registry rusak, maka sistem operasi Windows XP tidak akan bekerja dengan normal. Mengenai anjuran untuk melakukan pembersihan registry secara berkala juga tidak dianjurkan.

Memang benar jika setelah melakukan uninstall, akan ditemukan jejak-jejak registry yang tidak digunakan. Misalnya jejak registry untuk shortcut dan folder yang semula menjadi lokasi instalasi. Inilah yang kemudian disebut pula jejak registry kosong. Sekalipun demikian, tidak benar adanya anggapan apabila jejak registry kosong tadi berpengaruh absolut/signifikan membuat sistem operasi bekerja lebih lambat. Membersihkan registry dengan menggunakan utility registry cleaner justru jauh lebih beresiko ketimbang tidak menggunakan sama sekali.

Pembersihan registry sebenarnya hanya diperuntukkan bagi pengguna yang dianggap cukup mahir dalam menangani sistem operasi. Itu sebabnya, setiap utility pembersih registry selalu memberikan laporan terlebih dahulu kepada pengguna tentang isi registry hasil pemindaian (scan). Seringkali pengguna mengabaikan informasi-informasi di dalam laporan hasil pemindaian. Pengguna hanya menilai dari banyaknya error yang ditemukan, dan selanjutnya langsung melakukan pembersihan total. Padahal, terdapat kemungkinan baris registry yang dihapus memiliki link atau keterkaitan dengan registry pada sistem operasi maupun aplikasi lainnya.

Jika diperlukan untuk melakukan pembersihan registry, sebaiknya pembersihan dilakukan secara manual dengan menggunakan aplikasi registry editor. Cara ini pun bisa jadi sia-sia karena tidak absolut akan mendongkrak performa sistem operasi. Lebih aman jika tidak melakukan pembersihan apapun terhadap registry. Satu hal, jika saja registry Windows XP bermasalah, maka solusinya hanyalah melakukan instalasi ulang.

Saya tidak lagi pernah melakukan pembersihan registry sejak 3 bulan yang lalu. Itu adalah 3 bulan setelah dilakukan instalasi ulang sistem Windows XP SP3. Selama waktu itu pula, cukup banyak kegiatan untuk install maupun uninstall. Alhamdulillah, sejauh ini komputer berjalan masih normal. Saya tidak mendapati lagi aplikasi yang dibuka semakin lama atau waktu booting yang semakin bertambah secara signifikan, seperti kejadian sebelumnya. Saya juga perhatikan pengguna-pengguna yang sama sekali tidak memahami dan menggunakan pembersih registry justru didapatkan komputernya tidak bermasalah.

Sumber: Ask Leo

13 comments:

madzydkhan mengatakan...

apa langkah anda untuk memberihkan registry jika ternyata aplikasi cleaner registry di anggap kurang baik.
mohon penjelasannya..

Registry Cleaner Review mengatakan...

Every Microsoft Windows operating system has a registry. Your system registry holds a wealth of information about your computer, which is why we constantly hear from users that after using their PC for a short length of time, it no longer works the way it used to. 

http://mandailingnatal.com mengatakan...

setubuh dengan agan :D saya juga paling males menggunakan yang namanya tools tools gak jelas macam registry cleaner, memory booster :D dan macam macam lainnya

redy mengatakan...

wah ane make aplikasi begituan gan..emang jadi agak lemot..mending klu untuk harian windows dibiarkan default dr pabrikannya aja...

fckr mengatakan...

ya, secara mutlak registry cleaner bkn sekedar membersihkan, tp juga memperbaiki. Tpi para user terkadang tak ckup dengan peforma windows nya, karna itu bnyaklah edit" registry yg betebaran di internet,mereka mncobanya tp users suka melakukan pembersihan/pembetulan registry eror,padahal eror di akibatkan users itu sendiri ttg mngubah isi registry. Ibarat pepatah, menyulam kain d pagi hari, lalu merusak kain tersebut mlm hari, trus begitu tiap hari..hahaha. Intinya, penggunaan utility hrus pnya pngetahuan ttg pmakai utility tools.

Yudiels Alzheimer mengatakan...

Hal ini pernah di bahas oleh Saudara Leo Kesuma Beliau mengatakan Pembersihan Registry itu tidak perlu dan memang benar. Saya mengalami pemakaian pembersih registry hanya membuat kacau sistem operasi komputer...

Anonim mengatakan...

kalo gak ada gunanya ,, gak mungkin toll registri cleaner dibuat ,,, begok lo

Anonim mengatakan...

sekalian aja lo bilang anti virus gak ada gunanya,,,

Leo Kusuma mengatakan...

ya hati-hati saja menggunakan. terakhir saya masih gunakan utility, tapi cuma buat bersihkan sampah file, bukan registry.

hadza sabily mengatakan...

baru mau nyari nyari pembersih registry yang bagus malah ketemu blog ini, thanks infonya pak ane jadi urung untuk pakai pemebrsih registry,,,
visit my blog ya, kripik pedas juga boleh.... http://hadzasabily.blogspot.com/2014/03/asus-notebook-terbaik-dan-favoritku.html

Anonim mengatakan...

di komputer selalu ada disc clean up.itudaah cukup bray. coba msk di all dokumen...> asesori....> sistem tool...di situ adaa
dis cleaner..d ga perlu repot...psg cleaner lg...

レザ田中さん mengatakan...

Saya juga baru saja jera memakai registry cleaner punya T****p akhirny saya uninstall. Registry cleanernya Smadav juga sudah aku nonaktifkan

Jupri Chan mengatakan...

ini bener faktanya, dulu saya selalu rutin melakukan pembersihan registry, dan hasilnya komputer saya jadi shutdown sendiri karena itu, mendingan jangan lakukan itu deh kalau ga mau kena error windows kamu...

Poskan Komentar