17 Maret 2012

MEMPERCEPAT BOOTING WINDOWS 7

Mempercepat booting merupakan bagian dari upaya untuk mengefisienkan sistem operasi Windows 7. Berlaku untuk sistem operasi 32 bit maupun 64 bit. Ada dua metode yang dapat dilakukan, yaitu metode software dan hardware. Kali ini akan lebih banyak dibahas mengenai metode hardware yang sekaligus menjadi solusi bagi yang menginginkan sistem operasi Seven bekerja dengan lebih efisien.

Optimalisasi Melalui Hardware
Optimalisasi kinerja sistem operasi melalui hardware merupakan cara yang sesungguhnya paling efektif untuk seluruh jenis dan versi sistem operasi. Berikut ini beberapa perangkat hardware yang perlu ditambahkan atau di-upgrade.
Prosesor
Pastikan menggunakan prosesor yang tepat demi kenyamanan dan mencapai optimalisasi standar sistem operasi Windows 7. Setidaknya komputer menggunakan motherboard yang mendukung teknologi prosesor DualCore atau yang lebih tinggi.
Kartu Memori (RAM)
Microsoft memberikan batasan standar kartu memori (RAM) untuk Windows 7 sebesar 1 Gb (32 bit) atau 2 Gb (64 bit). Ukuran tadi sebenarnya sudah cukup memadai untuk operasional atau pemakaian standar perkantoran. Jika sering digunakan untuk keperluan pembuatan desain grafis ataupun game dengan resolusi tinggi, maka disarankan minimal menggunakan RAM sebanyak 4 Gb atau lebih besar lagi. Penggunaan kartu memori yang lebih besar akan mengurangi beban kerja sistem operasi atau bekerja lebih efisien.
Hard Disk
Jika memang menghendaki kecepatan dan efisiensi tinggi, pergunakanlah teknologi Solid State Drive (SSD). Hard disk jenis SSD tidak mempergunakan teknologi cakram, melainkan menggunakan Chip memori yang memiliki kapasitas tinggi. Akses chip memori terbukti jauh lebih cepat ketimbang teknologi keping cakram pada hard disk konvensional. Sebagai perbandingan, dari berbagai simulasi langsung terlihat apabila booting dengan menggunakan SSD (Sata3) membutuhkan waktu kurang dari separuh waktu yang dibutuhkan oleh hard disk konvensional Sata3 dengan (7200 rpm). Harganya memang cukup mahal, tetapi lebih dari sepadan dengan hasil yang diberikan. Teknologi SSD dirancang khusus untuk lokasi penyimpanan sistem operasi.

Optimalisasi Melaui Software
Optimalisasi melalui software sebenarnya tidak membutuhkan software khusus, kecuali untuk jenis optimalisasi tertentu. Beberapa cukup dengan menggunakan pengaturan dari Windows 7.
Nonaktifkan Indexing Services
Fungsi Indexing Services untuk mempercepat proses pencarian file/data. Jika diaktifkan, Windows akan mendata seluruh file di ruang hard disk untuk dibuatkan index pencarian cepat. Sekalipun telah dilakukan penyempurnaan, tetapi tetap saja berdampak memperlambat kerja sistem operasi. Jika Anda tidak terlalu sering atau jarang memanfaatkan fitur pencarian (search) pada Windows, sebaiknya dinonaktifkan. Selisih waktu pencarian tidak begitu besar. Caranya, bukalah kotak dialog [Services]:
[Alt]+[Windows], kemudian ketik [services.msc]. Cari baris perintah [Windows Search], kemudian nonaktifkan. Setelah itu, restarat komputer.
Matikan Fitur Yang Tidak Dibutuhkan
Pengaturan fitur dapat dilakukan melalui [Control Panel], kemudian pilih Uninstall Software. Pada panel sebelah kiri, pilih pengaturan [Turn Windows Features On or Off]. Carilah fitur-fitur yang tidak pernah digunakan.
Nonaktifkan Startup Yang Tidak Dibutuhkan
Beberapa software/program yang diinstall akan memasangkan dirinya pada daftar Windows Startup untuk diakses ketika melakukan booting. Tidak semua program tersebut dibutuhkan langsung setelah booting. Beberapa dapat diaktifkan dengan sendirinya, ketika dibutuhkan. Misalnya seperti Internet Download Manager (IDM), tanpa disertakan ke dalam daftar Startup akan langsung aktif apabila dibutuhkan secara software. Untuk mengetahuinya cukup menggunakan fitur [System Configuration] dari Windows 7.
1. [Windows]+[R], ketikkan [msconfig]
2. Buka tab [Startup]
Periksalah daftar startup yang dirasakan tidak dipergunakan atau jarang dimanfaatkan langsung ketika Startup. Setelah selesai, klik tombol [OK], kemudian restart komputer.
Lakukan Defrag Secara Teratur
Defragging hard disk bertujuan untuk mengatur ulang susunan data, termasuk paging file di dalam hard disk. Keteraturan akan memudahkan proses pembacaan secara lebih efisien. Defrag secara teratur sebaiknya tidak perlu terlalu sering. Misalnya, jika komputer digunakan minimal satu hari selama lebih dari 12 jam, maka defragment dapat dilakukan setidaknya 6 bulan sekali. Defragment yang terlalu sering tidak dianjurkan, karena akan semakin mengurangi umur dan kinerja hard disk. Gunakanlah defrag yang direkomendasikan seperti Defragler.

Beberapa Penyebab Komputer Lambat
Sistem operasi yang lambat atau tidak bekerja seperti biasanya dalam kondisi normal bisa disebabkan oleh beberapa sebab. Berikut ini beberapa penyebab yang membuat sistem operasi Windows 7 bekerja lambat.
Virus
Salah satu efek dari virus komputer akan menyebabkan sistem operasi bekerja tidak efisien. Sebagian besar memori fisik (RAM) sengaja diambilalih oleh virus untuk membuat sistem mengalami kegagalan akses. Belum lagi ditambahkan ekspasi virus untuk menguasai hard disk pada drive sistem operasi, sehingga tidak tersisa ruang sama sekali bagi sistem operasi untuk melakukan swap memori. Seringkali pengguna menggunakan antivirus yang sudah out of date di mana database antivirus tidak pernah diperbaharui lebih dari 2 bulan. Pergunakanlah antivirus yang selalu update dan menggunakan versi terkini untuk mencegah infeksi melalui media penyimpanan maupun internet.
File Sampah
Sistem operasi Windows senantiasa membuatkan ruang khusus yang digunakan untuk meletakkan data sementara. Data tersebut suatu saat mungkin dibutuhkan, tetapi seringkali akhirnya hanya menjadi data sampah (trash). Pada Windows 7, jika tidak pernah dilakukan pengecekan, jumlahnya bisa mencapai ratusan megabytes, bahkan melampaui angka 1 Gb. Faktor yang membuatnya lambat dikarenakan keterbatan ruang hard disk pada drive sistem operasi. File sampah lainnya pun seringkali dibuat oleh aplikasi internet seperti browser, Microsoft Office, maupun aplikasi-aplikasi lainnya. Khusus untuk browser dapat meliputi cache page, history, dan lain sebagainya. Lakukan pembersihan secara berkala dengan aplikasi yang cukup aman sepert CCleaner.
Instalasi Yang Tidak Sempurna
Instalasi Windows 7 yang tidak sempurna bisa disebabkan karena kondisi fisik DVD installer Windows 7 yang tidak bagus lagi. Kerusakan fisik pada permukaan keping DVD akan berdampak menyebabkan hasil instalasi menjadi kurang sempurna. Efeknya akan sering dijumpai kegagalan sistem operasi. Kasus semacam ini relatif jarang ditemukan, karena installer Windows 7 sudah lebih baik mendeteksi ‘bug’ saat proses instalasi, ketimbang seri Windows sebelumnya.
Terlalu Sering Membersihkan Registry
Ada cukup banyak aplikasi/software pembersih registry ataupun tweak serupa yang berisikan fitur pembersih regsitry (registry cleaner). Permasalahannya, pembersihan registry tidak terlalu dibutuhkan atau menjadi sesuatu yang penting mempengaruhi kinerja sistem operasi.

1 comments:

Reni Fikriani ST mengatakan...

Dimana posisi "File sampah" itu ?

Poskan Komentar