15 Juni 2012

BROWSER OPERA MERILIS VERSI FINAL 64 BIT

Akhirnya setelah ditunggu sejak akhir November 2011 lalu, pihak pengembang Opera merilis versi final browser 64 bit. Rilis tersebut bersamaan dengan rilis Opera v12 untuk platform 32 bit. Kehadiran versi final Opera tersebut akan menambah daftar browser ber-platform 64 bit yang sebelumnya telah diisi nama Internet Explorer dan Firefox (Nightly, Waterfox, Pale Moon, dan lain sebagainya). Apa kelebihan yang ditawarkan Opera 64 bit?

Opera 12 64 bit dirilis bersamaan dengan rilis platform 32 bit pada tanggal 14 Juni 2012. Sejak pertama dirilis pada akhir November 2011, Opera 64 bit dirilis dengan kode Opera OOPP (out-of- process plug-in), kemudian menjadi Opera Next. Keduanya dirilis sebagai versi pengembangan (development version) untuk platform 64 bit. Angka versinya sendiri dituliskan mendahului angka versi pada platform 32 bit. Adapun versi final untuk platform 64 bit diberikan kode 1467 atau ditulisikan “v12 build 1467”.



Opera menyematkan teknologi dan fitur yang dapat mengoptimalkan kinerja 64 bit yang disebut OOPP atau out-of-process plug-ins. Sebagai browser ber-platform opensource akan membutuhkan fitur plug-ins seperti aplikasi Java, Flash, ataupun Silverlight yang dibuatkan oleh pihak pengembang lain. Dalam perkembangannya, browser berbasis opensource seringkali mengalami masalah dengan plug-ins tersebut, terutama untuk Java dan Flash. Beberapa perbaikan versi seringkali pula dilakukan dengan mengkoreksi bug pada Flash maupun Java, sehingga akan berpengaruh signifikan terhadap kinerja browser. Kasus semacam ini sering pula dijumpai ketika pihak Mozilla pertama kali mengembangkan browser berbasis 64 bit.

OOPP bekerja dengan dengan menjalankan secara terpisah antara browser dan plug-ins seperti Java, Flash, ataupun Silverlight. Ketika Mozilla merilis browser versi pengembangan untuk platform OS 64 bit, kendala yang dihadapi belum tersedianya aplikasi pendukung (plug-ins) untuk 64 bit, seperti Java dan Flash. Baru pihak Java yang merilis aplikasi yang secara khusus dapat dijalankan pada OS 64 bit, sehingga Firefox 64 bit versi awal jauh dari sempurna, karena minimnya dukungan. Dengan menggunakan teknologi OOPP, Opera 64 bit dapat tetap berjalan dengan sempurna, tanpa dukungan penuh dari aplikasi pendukung berbasis 64 bit. Opera berteknologi OOPP dapat menggunakan Java ataupun Flash 32 bit. Sekalipun demikian, plug-ins 32 bit tersebut tidak mengurangi kinerja browser Opera 64 bit atau Opera 64 bit tetap bekerja penuh sebagai browser 64 bit, bukan 64 bit native browser.

Lalu apa manfaat OOPP, jika saja sudah tersedia Java dan Flash 64 bit?

Tentu saja manfaatnya adalah dukungan stabilitas dan reliabilitas, tanpa harus berisiko terjadi crash ataupun konflik dengan Java maupun Flash. Masalah konflik ini bisa menyebabkan kinerja browser menjadi lambat, sering mengalami hang untuk beberapa saat, terutama ketika browser mengakses fitur Java ataupun Flash. Kasus semacam ini terjadi pula pada browser ber-platform 32 bit. Mengenai catatan rilis untuk versi 12 bisa dibaca di halaman Opera Desktop Team.

Opera 12 untuk platform 64 bit tersedia dalam versi sistem operasi Windows, OS Mac, dan Linux. Jika berminat untuk mencoba, pembaca bisa masuk ke tautan (link) di bawah ini.
Opera v12 x64 Final (halaman download dengan pengaturan)
Opera v12 x64 Final (direct download, OS Windows)

1 comments:

Lanange Dewe mengatakan...

Sip mas

Poskan Komentar