08 Februari 2013

DESKTOP DOCK UNTUK UBUNTU DAN LINUX MINT

Desktop dock merupakan elemen tambahan pada layar desktop yang berfungsi sebagai elemen shortcut. Bentuknya seperti panel bar yang di dalamnya berisi launcher untuk mengaktivasi atau menjalankan aplikasi tertentu. Desktop dock ditempatkan di bagian pinggir layar desktop, bisa di sepanjang bagian bawah, atas, kiri, maupun kanan layar desktop. Selain berfungsi mengefektifkan aktivasi aplikasi atau perintah tertentu, desktop dock memiliki fungsi lain untuk memperindah tampilan desktop. Berikut ini akan disajikan beberapa pilihan desktop yang bisa dimanfaatkan untuk distro Linux Ubuntu maupun Mint.

Sejak dirilis versi 11.04, Ubuntu telah memperkenalkan launcher dock sebagai fitur standar ke dalam sistem operasinya. Launcher dock pada Ubuntu yang ditempatkan di sebelah kiri layar desktop tersebut dibuat oleh Unity. Fungsi launcher dock tersebut menggantikan panel bar yang biasanya menjadi fitur standar Ubuntu pada versi sebelum 11.04. Sekalipun demikian, launcher bar pada Ubuntu tidak banyak bisa dilakukan kustomisasi, karena fungsinya lebih mirip untuk menggantikan panel bar.

Cairo Dock
Inilah desktop dock yang paling populer dan paling banyak digunakan oleh pengguna OS Linux. Fitur-fiturnya pun paling lengkap, termasuk koleksi icon/launcher maupun tema dock/launcher. Selain disediakan applet standar yang menyesuaikan applet pada OS Linux, tersedia pula fitur group launcher. Beberapa icon launcher bisa digabungkan ke dalam satu group, sehingga fungsinya mirip dengan menu launcher. Efek animasi yang tersedia pun beraneka ragam, disertai dengan pengaturannya. Cairo Dock menambahkan pula fitur desktop applet atau sering disebut dekslet yang ditampilkan pada layar desktop. Dibandingkan dengan desktop dock lainnya yang dibahas pada posting ini, Cairo-dock memiliki fitur pengaturan yang paling lengkap.


Sumber gambar: Seja Livre

Mengingat spesifikasi grafisnya yang cukup tinggi, untuk menginstalasikan Cairo-Dock membutuhkan aktivasi fitur Composite Desktop. Ada pula yang merekemondasikan untuk terlebih dulu menginstalasikan aplikasi Compiz untuk bisa mengaktivasi efek animasi yang dibutuhkan. Cairo-dock nampaknya lebih cocok dengan sistem desktop dari Ubuntu, ketimbang Linux mint. Tetapi ini tidak menjadi masalah yang berarti, karena ketidakcocokan pada Mint hanya pada icon launcher. Misalnya, untuk icon dari aplikasi software updater dimunculkan tidak dalam bentuk icon aslinya. Pada Linux Mint edisi Mate harus terlebih dahulu dipastikan fitur Composite dalam kondisi aktif. Jika tidak, maka harus diinstalsikan aplikasi Compiz Config Manager untuk mengaktifkannya.

Instalasi Cairo-dock dapat dilakukan melalui dua cara, yaitu melalui Syanaptic Package Manager (SPM) atau bisa pula melalui PPA. Mengingat pada OS Ubuntu 12.04/12.10 sudah tidak menyematkan lagi fitur SPM, maka instalasinya harus dilakukan via PPA dengan mengetikkan baris perintah di bawah ini pada terminal applet.

sudo add-apt-repository ppa:cairo-dock-team/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install cairo-dock cairo-dock-plug-ins

Cara di atas berlaku pula untuk instalasi ke OS Linux Mint 13/14. Versi Cairo-dock yang terinstalasi secara otomatis adalah versi terkini (stable version). Mengenai fitur dan pengaturannya lebih lanjut dapat dilihat pada tulisan di sini.


AWN Desktop Dock
Avant-Windows Navigator (AWN) desktop dock bisa dikatakan sebagai pesaing terdekat dari Cairo-dock. Variasi desain maupun tema (theme) dirancang mirip dengan desktop dock yang saat ini dikembangkan oleh pihak Apple. Fitur pengaturan tampilan cukup beragam, tetapi masih belum selengkap pada Cairo-dock. Sayangnya, AWN tidak lagi dikembangkan, sekalipun masih tersedia pelayanannya. Ubuntu Software Center sudah tidak lagi memperlihatkan pilihan instalasinya untuk AWN. Salah satu distro Linux seperti Fuduntu yang semula menggunakan AWN, kini sudah beralih menggunakan Cairo-dock sebagai desktop dock standar.


DockBarX
DockbarX mungkin bisa menjadi alternatif bagi yang menginginkan kesederhanaan fitur, tetapi tanpa mengurangi pilihan untuk meng-kustomisasi. Fitur-fiturnya bisa dikatakan cukup bersaing dengan rival-rivalnya seperti AWN maupun Cairo-dock. Untuk mengoptimalkan fitur-fiturnya ini membutuhkan fitur pada Compiz maupun KDE, terutama untuk mengefektifkan fitur window previews. Keunikan DockBarX dibandingkan desktop dock lain adalah aplikasi stand-alone dock, sehingga bisa ditempatkan di mana saja di bagian layar desktop, bahkan bisa dikombinasikan dengan desktop dock lainnya.

Sumber gambar: OMGUbuntu.co.uk

Instalasi DockBarX dapat dilakukan melalui Software Center, Synaptic, maupun melalui PPA pada Ubuntu maupun Linux Mint. Adapun baris perintah untuk instalasi DockBarX melalui terminal applet adalah:

sudo add-apt-repository ppa:dockbar-main/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install dockbarx

Untuk menginstalasikan Avant Window Navigator applet, perlu ditambahkan pula di PPA dengan baris perintah sebagai berikut.

sudo apt-get install awn-applet-dockbarx

Dibandingkan dengan desktop dock lainnya, DockBarX memiliki fitur yang lebih mampu menggantikan desktop panel lain seperti panel bar pada Ubuntu ataupun Linux Mint. DockBarX tidak hanya berfungsi sebagai panel launcher, malainkan mampu pula difungsikan sebagai panel indikator.


Docky
Inilah desktop dock yang paling sederhana fitur-fiturnya tetapi cukup fungsional untuk menjadi desktop dock pada Ubuntu maupun Linux Mint. Docky sepertinya dirancang untuk bisa menjadi alternatif menggantikan panel bar pada Ubuntu maupun Mint. Sayangnya, pilihan kustomisasi maupun pengaturannya sangat terbatas. Untuk menginstalasikan Docky dapat dilakukan melalui Software Center pada Ubuntu maupun Mint atau dapat pula melalui Synaptic. Jika melalui PPA dapat dilakukan dengan memasukkan perintah berikut ini pada terminal applet.

sudo add-apt-repository ppa:docky-core/ppa
sudo apt-get update
sudo apt-get install docky

Sumber gambar: OMGUbuntu.co.uk

Untuk mengaktifkannya dapat dibuka melalui menu Accessories atau langsung mengetikkan docky pada Unity Dash (Ubuntu 11/12).

0 comments:

Poskan Komentar