07 Februari 2013

INSTAL NEMO FILE MANAGER DI UBUNTU 12.04/12.10/13.04

Nemo File Manager adalah file explorer yang disematkan sebagai aplikasi standar pada Linux Mint. Serupa dengan Nautilus file manager yang terdapat pada OS Ubuntu, tetapi Nemo Explorer memiliki cukup banyak keunggulan dibandingkan dengan Nautilus. Pihak pengembang Mint sendiri sudah sejak versi 13 tidak lagi menggunakan Nautilus. Berikut ini disampaikan ulasan mengenai keunggulan Nemo File Manager dan cara instalasinya ke Ubuntu v12.04/12.10/13.04.

Tampilan Nemo File Manager hampir tidak berbeda dengan Nautilus, bahkan memiliki kemiripan teknis dengan SoluOS Nautilus. Tetapi Nemo memiliki sejumlah fitur-fitur penting yang tidak dimiliki oleh Nautilus. Berikut ini adalah fitur-fitur pada Nemo File Manager yang tidak disertakan ke dalam Nautilus v3.4.
1. Unified, configurable toolbar
2. Button for the location bar / path bar, home icon, computer icon and search icon
3. Detachable tabs
4. Option to show the full path in the titlebar and tab bars (Preferences > Display)
5. Displays an "elevated privileges" banner when running as root
6. Built in "Open as root" context menu item
7. Built in "Open in terminal" context menu item
8. Added GTK bookmarks to the MoveTo/CopyTo context menus
9. Added "Set as Wallpaper" to the context menu
10. Switch view buttons on the toolbar (Grid, List and Compact views)
11. Drag and drop support for the bookmarks in the sidebar
12. Sidebar: indicators under each drive, displaying the free/used space
13. Collapsable sidebar categories
14. Support for sending files via Thunderbird and xdg-email
15. Image properties improvements (merged from Nautilus 3.6)
16. Memory leaks fixes (merged from Nautilus 3.6)
17. Many more.
Fitur yang paling sering dibutuhkan terutama pada poin nomor 6 dan 7, karena akan mengefektifkan pemakaian terminal applet ke dalam folder manapun. Satu keunggulan lain dari Nemo File Manager dapat digunakan bersamaan dengan SoluOS Nautilus yang telah terinstal di Ubuntu. Masih terdapat sejumlah ekstensi (extension) yang bisa disematkan secara manual, seperti Dropbox, Pastebin, Seahorse, dan lain-lain.



Ketika diinstalasikan ke OS Ubuntu, logo icon untuk Nemo File Manager tidak berbeda dengan logo ikon Nautilus File Manager. Untuk mengaksesnya, hanya bisa dibedakan dengan mengetahui nama logo icon tersebut. Arahkan kursor ke salah satu di antara keduanya. Dalam kondisi default, Nautilus akan senantiasa mengarah pada tulisan [Home], sedangkan Nemo akan diberikan logo ikon dengan tulisan [Files].

Install Nemo File Manager di OS Ubuntu
Di bawah ini disediakan alternatif versi untuk Nemo File Manager, yaitu versi stabil dan versi pengembangan terkini. Untuk instalasi versi stabil dapat diakses dengan menggunakan Cinnamon Nightly PPA. Perintah instalasi Nemo File Manager untuk versi stabil:

sudo add-apt-repository ppa:gwendal-lebihan-dev/cinnamon-stable
sudo apt-get update
sudo apt-get install nemo


Adapun untuk versi pengembangan terkini dapat diakses dengan perintah:

sudo add-apt-repository ppa:gwendal-lebihan-dev/cinnamon-nightly
sudo apt-get update
sudo apt-get install nemo


Setelah nantinya terinstal, pengguna akan mengalami kesulitan untuk menemukannya. Selain logo ikon yang sama dengan Nautilus File Manager, nama aplikasinya pun sama. Dari pengalaman penulis, dalam kondisi default, Nautilus File Manager secara otomatis akan mengarahkan nama filenya dengan nama direktori [Home]. Sedangkan, Nautilus File Manager akan menggunakan nama file [Files]. Kondisi ini mungkin bisa berbeda di komputer lain yang terinstal OS Ubuntu. Itu berarti membutuhkan langkah untuk menelusuri kesamaan logo ikon untuk dieksekusi, kemudian ditelusuri melalui fitur [About] untuk membedakannya dengan Nautilus.


Secara visual, hampir tidak terlihat perbedaan di antara Nautilus maupun Nemo. Pada kolom sebelah kiri Nemo disematkan informasi mengenai bookmark. Nautilus pun menyediakan fitur bookmark, tetapi tidak ditampilkan pada kotak jendela aktif. Ketika pertama kali diaktifkan, keduanya sama-sama mengakses folder [Home], tetapi hanya Nautilus yang mendapatkan logo ikon bertuliskan [Home]. Hal ini dikarenakan OS Ubuntu masih menganggap Nautilus sebagai default file manager.

0 comments:

Poskan Komentar