14 Februari 2013

KUSTOMISASI DAN KONFIGURASI GNOME-SHELL

Pada posting sebelumnya telah dibahas mengenai prosedur instalasi Gnome-shell ke Ubuntu dan distro Linux lainnya. Paska instalasi, tampilan Gnome desktop shell masih sangat dasar, karena belum mendapatkan pengaturan dan kustomisasi lebih lanjut. Beberapa aplikasi pada panel bar mungkin tidak ditampilkan efektif pada Gnome-shell. Kustomisasi Gnome-shell membutuhkan sejumlah esktensi (extensions) agar nantinya muncul tampilan dan pengaturan yang dikehendaki.

Untuk mengkonfigurasi Gnome-shell membutukan aplikasi Gnome tweak tool atau Tweak tools. Di sinilah nantinya akan dilakukan pengaturan ataupun konfigurasi desktop. Jika belum terinstal, buka saja terminal applet, lalu ketikkan perintah di bawah ini.

sudo apt-get install gnome-tweak-tool

Akses melalui Gnome-menu, carilah Tweak Tool lalu jalankan aplikasi tersebut sampai nanti muncul tampilan di bawah ini.



[Show date in clock] berfungsi untuk menampilkan informasi penanggalan pada kolom waktu yang ditampilkan pada panel bar.
[Whether the clock shows seconds] menampilkan penghitung detik.

Ketika pertama kali ditampilkan, tombol aktivasi pada titlebar hanya ditampilkan tombol [Close]. Untuk menampilkan keseluruhan tombol seperti [Minimazing, Maximazing, atau Close], aturlah melalui opsi baris [Arrengement of buttons on the titlebar]. Pilih opsi [All].

Selanjutnya akan masuk ke bagian yang paling banyak memiliki fitur pengaturan, yaitu [Shell Extensions]. Pada kondisi awal instalasi tidak terdapat satu pun extension yang ditampilkan. Itu berarti harus diunduh langsung dari Gnome.Org. Klik tombol [Get more extensions], agar nantinya browser yang membuka langsung terhubung dengan Tweak tool.

Pada halaman browser yang digunakan untuk mengakses Gnome.Org akan muncul notifikasi untuk menyetujui desktop integration dengan browser. Klik 'Always run' agar nantinya browser tersebut senantiasa terhubung dengan Tweak tool. Selanjutnya, pilihlah di antara extensions yang dianggap paling dibutuhkan. Cukup dengan mengklik tombol saklar ke posisi [ON]. Jika aktif, nantinya tulisan [ON] akan diberikan warna, sesuai dengan warna temanya. Sebagai catatan, sebaiknya hanya pergunakan browser yang mendukung untuk mengeksplorasi ekstensi Gnome-Shell seperti Google Chrome ataupun Mozilla Firefox.

Saya di sini hendak menyampaikan beberapa rekomendasi extensions yang mungkin akan sangat diperlukan dalam pemakaian sehari-hari. Di antara extensions tersebut adalah:


Remove Acessibility
Tombol [Accessibility] akan muncul dalam kondisi default setelah menginstal Gnome-shell. Cukup mengganggu, karena mengambil ruang panel bar cukup besar. Sementara itu, fungsinya relatif tidak banyak dan jarang diakses dalam pemakaian sehari-hari. Untuk menonaktifkannya dapat dilakukan dengan menggunakan ekstensi [Remove Acessibility].

Media Player Indicator
Fungsinya untuk menampilkan status media player yang aktif pada volume icon bar, termasuk ketika aktif dijalankan. Dalam kondisi default, Gnome-shell tidak menyertakannya seperti yang ditampilkan desktop manager Ubuntu sebelumnya.

Dash to Dock
Berfungsi untuk menampilkan atau mengaktifkan dash bar pada layar desktop. Mirip seperti Unity Launcher pada Ubuntu. Dalam kondisi default, Gnome-dash hanya ditampilkan pada tampilan menu screen dengan menekan tombol super key (Windows).

Show Desktop Button
Show desktop berfungsi untuk menonaktifkan (minimizing) seluruh aplikasi yang tampil pada layar desktop. Cukup membantu ketika hendak melihat informasi pada layar desktop atau hendak mengakses layar desktop. Akan menjadi merepotkan apabila terdapat banyak aplikasi yang aktif di layar desktop. Dalam kondisi default, Gnome-shell tidak menyediakannya seperti pada tampilan Ubuntu desktop manager.

CoverFlow Alt-Tab
Alt-Tab adalah jalur pintas atau shortcut untuk berpindah dari satu window ke window lainnya yang aktif pada satu layar desktop. Pada kondisi default, fitur Alt-Tab hanya menampilkan screen notification berupa icon ataupun icon & small window. Untuk menambah variasi desktop dapat ditambahkan dengan ekstensi CoverFlow Alt-Tab untuk Gnome-shell. Penampakannya mirip dengan Alt-Tab pada Windows 7 dengan menampilkan efek tiga dimensi seperti pada gambar di bawah ini.

Removable Drive Menu
Ekstensi ini berfungsi untuk menampilkan control atas device, termasuk kontrol atas removable media. Fungsinya seperti USB mount control atau safely remove USB melalui kontrol pada panel bar. Tampilannya bisa dilihat pada gambar di bawah ini.

Systemmonitor
Berfungsi untuk memantau status sistem operasi, seperti CPU ataupun memori melalu panel bar Gnome-shell.

User Themes
Esktensi yang akan mengaktifkan opsi [Shell theme] pada opsi [Theme]. Jika sudah diaktifkan, tema-temanya harus diunduh secara manual untuk selanjutnya di-upload melalui Tweak tool. Untuk tema-temanya akan dibahas pada posting di sini.

Masih banyak koleksi ekstensi yang bisa diunduh dan langsung diinstal dari Gnome.Org. Untuk pengaturannya bisa dilakukan melalui Tweak Tool, kemudian pilih Shell Extensions.


Fitur pengaturan untuk masing-masing ekstensi terdapat pada tombol di sebelah kiri tombol aktivasi (ON/OFF). Tetapi tidak semua ekstensi menampilkan tombol pengaturannya pada shell extensions. Misalnya hendak dilakukan pengaturan untuk ekstensi Dash to dock, maka nanti akan muncul tampilan kotak dialog seperti pada gambar di bawah ini.


Pada kotak dialog seperti pada gambar di atas, pengaturan dilakukan pada ekstensi Dash to Dock. Apabila hendak melakukan pengaturan untuk ekstensi lain, klik kotak [Extension], nanti akan muncul kotak scroll down, kemudian pilih ekstensi yang hendak dilakukan pengaturan.

0 comments:

Poskan Komentar